Mimpi Bigetron Alpha untuk menjadi tim paling spesial di ranah Mobile Legends: Bang Bang gagal. Asa mereka menjadi juara padam setelah kalah dari Onic Esports di semifinal lower bracket.
BTR sebenarnya tampil begitu menjanjikan di regular season. Mereka hanya kalah tiga kali dan finis peringkat kedua dengan poin sama seperti RRQ Hoshi di atasnya.
- ONIC jadi lawan terakhir Rmitchi di scene kompetitif Mobile Legends, ini pesan Rasy
- Selalu kalah di lima pertemuan terakhir dari Alter Ego, Tibold sebut kunci kemenangan ONIC
Namun, performa Bigetron di playoff benar-benar tak memuaskan. Apdet patch terbaru di Mobile Legends seakan kurang dikuasai oleh Bigetron.
Setelah kalah dari EVOS Legends 1-2 di semifinal upper bracket, Sabtu (11/4). Sejam kemudian Branz dkk harus menerima kekalahan 0-2 dari Onic Esports dan dipastikan gugur.
Permainan Onic benar-benar melejit seiring roster baru yang diperlihatkan di playoff yakni CW, Rasy, Udil, Sasa, dan Antimage.
CW sempurna memainkan Claude pada dua game yang dimainkan. Ia menjadi MVP pada kedua game dengan total statistik 15-2-15.
Sokongan Udil sebagai support Mage sangat membantu. Apalagi duet duo offlaner Sasa dan Antimage begitu kuat.
Bigetron seperti kehilangan mental mereka setelah kalah dari EVOS. Kekalahan ini terlihat sangat telak, karena dua support mereka, Dreams dan Kyy tampil off-form dan tak bisa menjaga Branz dengan baik.
Onic melaju ke final lower bracket. Asa BTR menjadi juara sirna dalam sekejap.